Rute Motor Tanah Lot–Jatiluwih: Loop Sehari, Jarak & Tiket
Oleh Tim Redaksi SiapPergi · Terbit 11 Oktober 2026 · 6 menit baca

Tanah Lot dan Jatiluwih adalah dua ikon Tabanan yang paling sering digabung dalam satu hari: pura di atas karang laut dan sawah terasering di kaki Gunung Batukaru. Kebanyakan orang datang ke Tanah Lot pagi lalu ke Jatiluwih siang, padahal urutan terbalik jauh lebih enak: sawah saat udara masih sejuk, Tanah Lot saat matahari terbenam. Panduan ini menyusun loop sehari sekitar 100–110 km dari Canggu atau Kuta, lengkap dengan jarak, jam, perkiraan biaya dan catatan jalan.
Gambaran rute dan kenapa urutannya dibalik
Jatiluwih berada di ketinggian sekitar 700 m di atas permukaan laut. Pagi hari udaranya sejuk dan cahaya matahari lembut di sawah. Selepas pukul 14.00, terutama pada musim hujan (sekitar November–Maret), awan dan hujan sering turun di lereng Batukaru. Tanah Lot sebaliknya paling indah menjelang senja ketika siluet pura terlihat di depan matahari terbenam. Karena itu, loop ini dimulai dari utara (Taman Ayun dan Jatiluwih) lalu turun ke pantai di sore hari.
Bonusnya, Pura Taman Ayun dan Jatiluwih sama-sama bagian dari situs Warisan Budaya Dunia UNESCO Lanskap Budaya Provinsi Bali: Sistem Subak (2012). Dalam satu hari Anda melihat pura kerajaan yang mengatur air irigasi dan sawah subak yang dialirinya.
Jadwal jam demi jam
| Jam | Etape | Perkiraan jarak & waktu | Catatan |
|---|---|---|---|
| 07.30 | Canggu/Kuta → Pura Taman Ayun, Mengwi | ±20–25 km, 40–50 menit | Isi bensin penuh di SPBU sebelum keluar kota |
| 08.30 | Kunjungi Taman Ayun | 45–60 menit | Pura dengan kolam dan meru bertingkat; masih sepi |
| 09.30 | Taman Ayun → Jatiluwih (via Marga–Penebel) | ±30 km, 50–60 menit | Jalan menanjak bertahap, sempit di beberapa desa |
| 10.30 | Jalan kaki di sawah Jatiluwih + makan siang | 2–3 jam | Pilih jalur trekking pendek 1–2 jam |
| 13.30 | Jatiluwih → Tanah Lot (via Tabanan–Kediri) | ±40 km, 1–1,25 jam | Turunan panjang; rem bergantian |
| 15.00 | Tanah Lot: Pura Batu Bolong, tebing, kopi | 3 jam lebih | Air surut = bisa mendekat ke kaki pura |
| 18.15 | Sunset, lalu pulang ke Canggu/Kuta | ±12–25 km, 30–60 menit | Jalan Kediri–Canggu padat sesudah senja |
Angka jarak dan waktu di atas adalah perkiraan Google Maps tanpa macet. Tambahkan 20–30 menit bila berangkat dari Kuta atau Legian, dan lebih lagi pada akhir pekan atau hari raya.
Etape 1: Canggu ke Taman Ayun
Dari Canggu, ambil jalan menuju Mengwi lewat Tumbak Bayuh atau Munggu. Dari Kuta dan Seminyak, lewat Kerobokan lalu Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk sebentar sebelum belok ke Mengwi. Jalan nasional Denpasar–Gilimanuk dilalui truk dan bus antarpulau, jadi tetap di lajur kiri dan jangan menyalip di tikungan. Taman Ayun buka pagi; datang sebelum rombongan bus tur tiba sekitar pukul 10.00.
Etape 2: naik ke Jatiluwih
Ruas Marga–Penebel–Jatiluwih adalah bagian paling menyenangkan untuk dikendarai: sawah di kiri-kanan, desa dengan penjor, dan tanjakan yang landai. Beberapa titik jalannya hanya cukup untuk satu mobil dan satu motor. Kurangi kecepatan di tikungan buta dan bunyikan klakson pendek bila perlu. Saat masuk kawasan, Anda membayar tiket di pos retribusi di jalan utama.
- Jalur trekking: ada beberapa pilihan jalur setapak berwarna; jalur pendek 1–1,5 jam sudah cukup untuk foto dan suasana.
- Parkir: parkir motor di area resmi di sepanjang jalan utama, jangan di pematang atau bahu jalan sempit.
- Musim sawah: warna sawah tergantung fase tanam. Hijau pekat biasanya 1–2 bulan setelah tanam, keemasan menjelang panen. Semua fase tetap indah.
- Pakaian: bawa jaket tipis; di Jatiluwih suhunya lebih rendah dibanding Canggu.
Ingin lanjut ke Bedugul atau Munduk dan menginap di sana? Jatiluwih hanya sekitar satu jam dari Danau Beratan. Ikuti rute motor Bedugul & Munduk dan lewati Tanah Lot di hari lain.
Etape 3: turun ke Tanah Lot
Dari Jatiluwih, turun ke kota Tabanan lalu ke Kediri dan ikuti papan petunjuk Tanah Lot. Turunan dari Jatiluwih cukup panjang. Jangan menahan rem terus-menerus; gunakan rem depan dan belakang bergantian. Teknik lengkapnya ada di tips motor di tanjakan & turunan Bali.
Di Tanah Lot, parkir motor di lahan parkir resmi berkarcis, lalu berjalan kaki melewati deretan toko ke tepi laut. Selain pura utama di atas karang, kunjungi Pura Batu Bolong di sebelah utara yang berdiri di atas lengkungan batu. Saat air surut Anda bisa mendekat ke kaki karang Tanah Lot; saat pasang, nikmati dari tebing. Area pura hanya untuk persembahyangan, jadi wisatawan tidak naik ke pelataran pura.
Perkiraan biaya sehari
| Komponen | Perkiraan | Catatan |
|---|---|---|
| Tiket Taman Ayun | ±Rp20.000–50.000/orang | Tergantung domestik/asing; cek di loket |
| Tiket Jatiluwih | ±Rp25.000 domestik / ±Rp75.000 asing | Angka 2025, bisa berubah |
| Tiket Tanah Lot | ±Rp30.000 domestik / ±Rp75.000 asing | Anak-anak lebih murah |
| Parkir motor (3 lokasi) | ±Rp6.000–15.000 | Rp2.000–5.000 per lokasi |
| Bensin 100–110 km | ±Rp25.000–45.000 | Pertalite Rp10.000/liter; Pertamax lebih mahal |
| Sewa motor sehari | Vario ±Rp75–100 rb, NMAX ±Rp120–150 rb | Perkiraan harga pasar; harga final di /sewa-motor |
| Model | Harga/hari | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Honda BeAT | mulai Rp60.000 | Irit, ringan, cocok keliling kota |
| Honda Scoopy | mulai Rp65.000s/d Rp70.000 | Gaya retro, bagasi luas |
| Honda Vario 125 | mulai Rp65.000s/d Rp75.000 | Nyaman untuk jarak menengah |
| Yamaha NMAX 155 | mulai Rp120.000 | Bongsor & stabil, enak berboncengan |
| Honda PCX 160 | mulai Rp130.000 | Premium, jok lega |
| Kawasaki KLX 150 | mulai Rp180.000 | Trail untuk jalan desa & bukit |
| Yamaha XMAX 250 | mulai Rp300.000 | Maxi-scooter untuk touring |
Perkiraan harga pasar per hari. Harga final tergantung rental, tahun motor, lama sewa & musim, dan dikonfirmasi sebelum bayar.
Motor yang cocok untuk rute ini
Rute ini tidak seberat Kintamani atau Lempuyang, tetapi ada tanjakan panjang ke Jatiluwih dan jarak total di atas 100 km. Untuk sendirian, Honda Vario 125 sudah nyaman dan irit. Untuk berboncengan, Yamaha NMAX atau Honda PCX memberi tenaga lebih dan jok yang lebih lega. BeAT dan Scoopy tetap bisa, asalkan tidak membawa beban berat dan Anda sabar di tanjakan.
Tips penting
- Bawa sarung atau kain untuk masuk area pura; beberapa lokasi menyediakan pinjaman.
- Simpan uang tunai pecahan kecil untuk parkir, tiket dan warung.
- Pulang selepas sunset berarti berkendara dalam gelap. Pastikan lampu motor menyala baik dan hindari jalan pintas sempit di tengah sawah.
- Musim hujan: bawa jas hujan di jok dan siapkan rencana cadangan. Panduannya ada di naik motor musim hujan di Bali.
- Menginap di Canggu? Motor bisa diantar ke villa malam sebelumnya lewat halaman sewa motor Canggu.
Kesimpulan
Balik urutannya: sawah Jatiluwih saat pagi, Tanah Lot saat senja. Dengan berangkat pukul 07.30 dan motor 125–155 cc, loop 100-an km ini santai dan tidak terburu-buru. Bila ingin melihat Bali Barat sebagai bagian dari perjalanan lebih panjang, lihat itinerary 7 hari keliling Bali naik motor. Siap berangkat? Bandingkan perkiraan harga rental motor Bali dan pesan lewat WhatsApp.
Siap sewa motor?
Lihat perkiraan harga per area & model, lalu pesan cukup lewat WhatsApp — harga final dikonfirmasi sebelum bayar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa jarak dari Canggu ke Jatiluwih naik motor?
Sekitar 45–50 km sekali jalan atau 1,5 jam berkendara tanpa macet. Dari Kuta sekitar 55–60 km atau 1,75–2 jam.
Lebih baik ke Tanah Lot pagi atau sore?
Sore, untuk melihat matahari terbenam sekitar pukul 18.00–18.30 WITA. Datang pagi hanya bila ingin suasana sepi dan tidak mengejar sunset.
Berapa harga tiket masuk Jatiluwih dan Tanah Lot?
Perkiraan 2025–2026: Jatiluwih sekitar Rp25.000 untuk wisatawan domestik dan Rp75.000 untuk wisatawan asing; Tanah Lot sekitar Rp30.000 domestik dan Rp75.000 asing. Tarif bisa berubah, jadi cek di loket.
Apakah jalan ke Jatiluwih aman untuk motor matic 110 cc?
Aman bila sendirian dan berkendara pelan, karena tanjakannya landai. Bila berboncengan, motor 125–155 cc seperti Vario atau NMAX jauh lebih nyaman.
Bisakah Tanah Lot dan Jatiluwih ditambah Bedugul dalam satu hari?
Bisa, tetapi totalnya lebih dari 150 km dan sangat padat. Lebih nyaman menginap di Bedugul atau Munduk, atau memisahkannya menjadi dua hari.
Artikel ini mengikuti kebijakan redaksi SiapPergi: fakta diperiksa, harga ditulis sebagai kisaran, dan kesalahan dikoreksi. Menemukan informasi yang keliru? Laporkan koreksi.