Mitra (PO, rental, pemilik kendaraan, kapal)Daftar jadi mitraMasuk dasbor mitra
Tips

Naik Motor di Bali saat Musim Hujan: Tips dan Rute yang Perlu Dihindari

Oleh Tim Redaksi SiapPergi · Terbit 8 Oktober 2026 · 5 menit baca

Pengendara skuter beristirahat di tepi jalan perbukitan Bali
Pengendara skuter beristirahat di tepi jalan perbukitan Bali · Foto: Artem Beliaikin, CC BY 2.0 via Wikimedia Commons

Musim hujan di Bali umumnya berlangsung sekitar November hingga Maret. Hujan biasanya turun deras dalam waktu singkat, sering sore hari. Dengan persiapan yang tepat, Anda tetap bisa menjelajah Bali dengan motor.

Perlengkapan wajib

  • Jas hujan model setelan (jaket + celana), bukan ponco yang mudah berkibar.
  • Kantong kedap air untuk ponsel dan dokumen.
  • Helm dengan kaca (visor) agar pandangan tidak terganggu.
  • Alas kaki yang tidak licin.

Teknik berkendara di jalan basah

  • Kurangi kecepatan dan jaga jarak dua kali lipat.
  • Hindari marka jalan, tutup gorong-gorong dan genangan yang tidak terlihat dasarnya.
  • Rem lebih awal dan perlahan.
  • Hati-hati di tikungan dan turunan pegunungan.

Area yang perlu diwaspadai

  • Beberapa ruas di Kuta, Legian dan Seminyak dapat tergenang saat hujan deras.
  • Jalan pegunungan menuju Kintamani dan Bedugul licin dan berkabut.
  • Jalan desa di Canggu banyak lubang yang tertutup air.

Atur jadwal

Rencanakan perjalanan jauh di pagi hari, saat cuaca biasanya lebih cerah. Bila hujan sangat deras, menepilah di warung atau kafe sampai reda — biasanya tidak lama.

Tanyakan ke mitra apakah jas hujan sudah tersedia di jok motor. Saat memesan lewat SiapPergi, sebutkan bahwa Anda butuh jas hujan.

Siap sewa motor?

Lihat perkiraan harga per area & model, lalu pesan cukup lewat WhatsApp — harga final dikonfirmasi sebelum bayar.

Artikel ini mengikuti kebijakan redaksi SiapPergi: fakta diperiksa, harga ditulis sebagai kisaran, dan kesalahan dikoreksi. Menemukan informasi yang keliru? Laporkan koreksi.

Baca juga

Artikel terkait