Sarong dan Selendang Pura Bali: Apa yang Perlu Anda Tahu
Oleh Tim siappergi.com · Terbit · 3 menit baca · Read in English
Sarong dan selendang pura Bali adalah kain wajib bagi pengunjung yang ingin masuk ke area suci pura di pulau ini. Panduan ini menjelaskan aturan dasarnya, cara memakainya dengan benar, dan cara menyiapkannya tanpa repot selama perjalanan Anda.
Hampir setiap pura di Bali, dari pura besar yang ramai hingga pura desa yang sepi, meminta pengunjung mengenakan sarong (kain panjang yang diikat di pinggang) dan selendang atau selempang (sash) di pinggang. Aturan ini berlaku untuk pria maupun wanita. Tujuannya sederhana: menjaga kesopanan di tempat suci dan menghormati umat Hindu yang sedang bersembahyang.
Aturan spesifik, termasuk apakah pura tertentu menyediakan kain sewaan dan jam buka, ditetapkan oleh pengelola pura masing-masing atau oleh desa adat setempat. Aturan ini dapat berubah, jadi periksa papan informasi di pintu masuk.
Aturan Dasar Masuk Pura
- Gunakan sarong dan selendang di pinggang sebelum masuk ke area dalam (jeroan) pura.
- Kenakan pakaian sopan: bahu dan lutut sebaiknya tertutup. Hindari pakaian sangat ketat atau transparan.
- Jaga sikap: tidak memanjat tembok atau pelinggih (bangunan suci), dan tidak membawa makanan ke area dalam.
- Perempuan yang sedang menstruasi biasanya diminta untuk tidak masuk ke area dalam pura, mengikuti kepercayaan setempat. Ini adalah aturan adat, bukan aturan hukum negara.
- Ikuti petunjuk penjaga pura dan jangan berfoto di area yang dilarang.
Cara Memakai Sarong dan Selendang dengan Benar
- Lilitkan sarong dari pinggang hingga sedikit di atas mata kaki, dengan ujung yang rapi di sisi kiri atau kanan.
- Ikat selendang (atau kain selempang) di pinggang, di atas sarong, dengan simpul yang kencang namun nyaman.
- Rapikan lipatan agar kain tidak melorot saat Anda berjalan atau duduk.
- Lepas dan kembalikan kain sesuai petunjuk penjaga pura setelah kunjungan selesai.
Jika Anda sudah memakai celana panjang yang sopan, sarong tetap wajib. Kain tambahan ini adalah bagian dari tata cara, bukan sekadar penutup kaki.
Membeli atau Menyewa Sarong: Pilihan Praktis
| Pilihan | Keuntungan | Catatan |
|---|---|---|
| Membeli di toko atau pasar | Bisa disimpan untuk kunjungan berikutnya | Harga bervariasi, tawar dengan sopan |
| Menyewa di pintu pura | Langsung pakai, praktis | Biasanya ada biaya kecil dan kain bisa kotor |
| Membawa sarong sendiri | Lebih hemat dan higienis | Pilih bahan ringan dan cepat kering |
Untuk perjalanan yang banyak berpindah lokasi, membawa satu sarong ringan dan satu selendang di tas kecil akan jauh lebih nyaman daripada mencari kain di setiap pura.
Menyiapkan Sarong Saat Berkeliling dengan Motor atau Mobil
Banyak pengunjung menjelajah pura dengan motor atau mobil, dan pura sering berada di tepi jalan desa yang jauh dari toko. Karena itu, simpan sarong dan selendang di tas bagasi motor atau di kursi belakang mobil sebelum berangkat. SiapPergi mengantarkan motor ke hotel, villa, rumah, atau Bandara Ngurah Rai di seluruh Bali daratan, dan mobil dapat dipesan dengan cara yang sama, sehingga Anda bisa menaruh perlengkapan pura di kendaraan sejak awal.
Tips Agar Kunjungan Pura Lancar
- Datang di pagi atau sore hari untuk suasana yang lebih tenang dan cuaca yang lebih sejuk.
- Bawa uang tunai kecil untuk donasi atau biaya sewa kain.
- Pakai sandal yang mudah dilepas, karena Anda akan sering melepas alas kaki.
- Jika ada upacara, tanyakan dulu apakah pengunjung diperbolehkan melihat dari jarak tertentu.
Bagaimana SiapPergi Membantu Perjalanan Anda
SiapPergi menyewakan motor mulai Rp70.000 per hari dengan 2 helm gratis di setiap motor, dan mobil mulai Rp310.000 per hari. Harga katalog ini tetap di seluruh Bali. Antar-jemput ke hotel, villa, rumah, atau bandara sudah termasuk dalam harga, tanpa biaya antar. Anda tidak perlu deposit, paspor atau KTP Anda tidak ditahan, dan pembayaran dilakukan dalam Rupiah saat kendaraan tiba. Pemesanan dilakukan melalui WhatsApp di 0818-0800-1102 setiap hari pukul 07.00–23.00 WITA, dalam bahasa Inggris maupun Indonesia.
Untuk memulai, lihat sewa motor di Bali, sewa mobil di Bali, atau cara memesan. Jika Anda ingin mengunjungi pura di Ubud, sewa motor di Ubud bisa menjadi pilihan praktis.
Pertanyaan Umum
Apakah wanita boleh masuk pura? Umumnya boleh, asalkan berpakaian sopan dan mengikuti aturan adat setempat. Aturan khusus bagi wanita yang sedang menstruasi ditentukan oleh adat masing-masing pura.
Apakah semua pura wajib sarong? Hampir semua pura yang dibuka untuk umum mewajibkannya, terutama untuk area dalam. Periksa aturan di setiap lokasi.
Siap sewa motor atau mobil?
Harga katalog pasti, diantar ke hotel atau villa. Pesan lewat WhatsApp dan bayar saat kendaraan tiba.
Artikel ini mengikuti kebijakan redaksi SiapPergi: fakta diperiksa, harga pasar ditulis sebagai kisaran dan kesalahan diperbaiki.