Perlu Sarung Tangan Saat Naik Motor? Panduan Praktis untuk Pengendara di Bali
Oleh Tim siappergi.com · Terbit · 3 menit baca · Read in English
Apakah perlu sarung tangan saat naik motor? Ya, hampir selalu sebaiknya dipakai, karena tangan Anda paling banyak menerima dampak dari panas matahari, angin, hujan, dan jatuh. Panduan ini menjelaskan kapan sarung tangan paling penting, apa yang perlu dicari, dan apa yang perlu dicek sebelum berangkat dengan motor sewaan.
Mengapa sarung tangan lebih penting dari yang Anda kira
Saat naik motor, tangan selalu berada di kemudi: gas, rem depan, dan pengendalian saat diterpa angin. Di Bali, risikonya sederhana dan terus-menerus:
- Matahari dan panas. Berjam-jam terkena sinar langsung pada kulit yang terbuka, terutama di sela tangan dan genggaman stang.
- Angin dan serangga. Udara dengan kecepatan 40 km/jam menerpa punggung tangan dan jari sepanjang hari, dan serangga juga mengenai bagian yang sama.
- Hujan. Hujan tropis yang hangat datang dengan cepat. Tangan yang basah dan tanpa pelindung mudah tergelincir di genggaman dan tuas.
- Jatuh. Sebagian besar cedera ringan saat naik motor terjadi pada tangan, pergelangan, dan telapak tangan, karena orang biasanya menahan diri dengan tangan lebih dulu.
Sarung tangan tidak otomatis membuat berkendara lebih aman, tetapi melindungi bagian tubuh yang paling terbuka dan paling sering Anda gunakan.
Jenis sarung tangan yang dipilih
| Jenis sarung tangan | Paling cocok untuk | Yang perlu dicek |
|---|---|---|
| Kain ringan atau jaring | Perjalanan siang yang panas, perjalanan pendek | Terasa sejuk, pas di pergelangan |
| Kulit atau sintetis dengan pelindung buku jari | Perjalanan lebih lama, kecepatan sedikit lebih tinggi | Bantalan di buku jari dan telapak |
| Tahan air atau tahan hujan | Musim hujan, jalan pegunungan | Jahitan yang tetap kering, genggaman saat basah |
Apa pun pilihannya, pastikan sarung tangan cukup pas sehingga Anda tetap bisa menggenggam stang dengan baik tanpa terasa menjepit. Sarung tangan yang longgar bisa bergeser dan mengurangi kendali.
Catatan: aturan tentang perlengkapan pelindung dan helm ditetapkan oleh pihak berwenang setempat dan kepolisian. Sarung tangan umumnya merupakan urusan keselamatan pribadi, bukan kewajiban hukum, tetapi periksa panduan setempat terkini jika Anda ragu.
Daftar periksa singkat sebelum berkendara
- Pilih sarung tangan yang pas dan tetap mantap digenggam saat tangan basah.
- Periksa bagian pergelangan: lipatan yang tertutup membantu menahan angin dan kotoran masuk.
- Bawa jas hujan cadangan untuk hujan mendadak, dan kenakan sarung tangan di dalam atau di luar jas hujan sesuai kebutuhan.
- Tetap pakai kacamata hitam agar mata terlindung dari silau dan serangga.
- Jika berkendara seharian, berhenti sejenak untuk mengistirahatkan tangan dan meregangkan badan.
Yang perlu dipikirkan saat menyewa
Saat menyewa motor, Anda biasanya mengendarai kendaraan yang bukan milik Anda, di jalan yang mungkin belum Anda kenal. Karena itu beberapa pemeriksaan tambahan layak dilakukan:
- Tanyakan apa yang sudah termasuk. SiapPergi menyediakan 2 helm untuk setiap motor, jadi Anda tidak perlu membawa helm sendiri. Sarung tangan tidak termasuk dalam paket standar, jadi bawa pasangan dari rumah atau beli di sini sebelum berkendara.
- Periksa motor saat serah terima: ban, rem, lampu, dan level bahan bakar.
- Pastikan genggaman stang tidak aus atau licin sebelum berangkat.
SiapPergi memeriksa ban, rem, lampu, dan oli sebelum setiap penyewaan, tetapi pemeriksaan singkat pada kontrol saat serah terima tetap merupakan kebiasaan yang baik.
Sarung tangan dan musim hujan
Musim hujan di Bali membawa hujan deras yang singkat tetapi lebat, yang bisa membuat jalan licin hanya dalam beberapa menit. Jika berkendara di bulan-bulan ini:
- Kenakan sarung tangan yang tetap bergenggam baik saat basah.
- Tambahkan jas hujan (tersedia dari SiapPergi sebagai tambahan mulai Rp15.000; atau Rp25.000 untuk dua buah).
- Berkendara lebih pelan di jalan basah dan jaga jarak lebih jauh dari kendaraan di depan.
Bagaimana SiapPergi membantu perjalanan Anda
SiapPergi mengantar motor ke hotel, vila, atau Bandara Ngurah Rai di seluruh Bali daratan, dan pengantaran sudah termasuk dalam harga. Harga katalog bersifat tetap, mulai dari Rp70.000 per hari, tanpa deposit, paspor tidak ditahan, dan pembayaran dalam Rupiah saat kendaraan tiba. Anda bisa menambahkan jas hujan atau perlengkapan lain sesuai kebutuhan. Untuk daftar lengkap pilihan, lihat sewa motor di Bali dan halaman cara pesan.
Tips memilih model motor
Model yang Anda pilih memengaruhi seberapa besar angin dan panas yang terasa. Motor yang lebih kecil dan ringan mudah dikendalikan di lalu lintas; model yang lebih besar bisa lebih nyaman untuk perjalanan jauh. Lihat pilihan di halaman Honda Beat, Honda Vario, dan Yamaha NMAX untuk membandingkan.
Jawaban akhir
Ya, memakai sarung tangan saat naik motor adalah pilihan yang masuk akal. Sarung tangan melindungi tangan dari panas matahari, angin, serangga, hujan, dan jatuh ringan. Pilih pasangan yang pas dan tetap mantap saat basah, periksa motor saat serah terima, dan bawa sarung tangan Anda. Jika Anda sedang merencanakan rute, lihat panduan naik motor di Bali untuk tips tiap destinasi, dan ikhtisar penyewaan untuk melihat apa saja yang tersedia.
Siap sewa motor atau mobil?
Harga katalog pasti, diantar ke hotel atau villa. Pesan lewat WhatsApp dan bayar saat kendaraan tiba.
Artikel ini mengikuti kebijakan redaksi SiapPergi: fakta diperiksa, harga pasar ditulis sebagai kisaran dan kesalahan diperbaiki.