Larangan Menggunakan Tangan Kiri di Bali: Apa Benar Ada?
Oleh Tim siappergi.com · Terbit · 3 menit baca · Read in English
Larangan menggunakan tangan kiri di Bali sering dibicarakan wisatawan, tetapi kenyataannya lebih merupakan etika budaya ketimbang aturan tertulis. Tangan kiri dianggap kurang bersih dalam adat Bali, sehingga sebaiknya digunakan dengan hati-hati ketika memberi atau menerima sesuatu.
Apakah tangan kiri benar-benar dilarang?
Tidak ada undang-undang atau peraturan daerah di Bali yang melarang penggunaan tangan kiri. Yang ada adalah norma sopan santun yang diwariskan dalam adat dan kehidupan keagamaan Hindu Bali. Pemerintah daerah, kepolisian, maupun imigrasi tidak menindak wisatawan yang makan atau menyerahkan barang dengan tangan kiri.
Aturan tidak tertulis ini berlaku karena tangan kiri secara tradisional dipandang sebagai tangan yang kurang bersih, sedangkan tangan kanan dipakai untuk hal-hal yang dianggap suci atau terhormat, seperti memberi persembahan, menerima sesajen, atau menyalami orang yang lebih dihormati.
Catatan: Adat dan norma sosial bisa berbeda antar desa dan keluarga. Jika ragu, ikuti kebiasaan orang setempat.
Kapan tangan kiri sebaiknya dihindari?
Beberapa situasi yang paling sering disebut:
- Memberi dan menerima barang, terutama uang, kartu, makanan, atau oleh-oleh.
- Saat berdoa atau meletakkan sesajen di pura, canang sari, atau banten.
- Menyalami orang tua atau tokoh adat dengan tangan kiri saja.
- Makan, khususnya di rumah keluarga Bali atau warung tradisional.
- Menunjuk sesuatu di tempat ibadah atau saat berbicara dengan orang yang dihormati.
Untuk hal sederhana, cukup gunakan tangan kanan, atau gunakan kedua tangan sebagai tanda hormat.
Tips praktis untuk wisatawan
- Berikan uang atau kartu dengan tangan kanan. Jika perlu, tambahkan tangan kiri menopang lengan kanan.
- Saat masuk pura, kenakan selendang (kamben) dan ikuti arahan penjaga. Gunakan tangan kanan saat menerima canang atau air suci.
- Saat makan bersama, tunggu tuan rumah mempersilakan, dan utamakan tangan kanan.
- Di pasar atau warung, tangan kiri umumnya tidak masalah, tetapi tetap gunakan tangan kanan saat menerima kembalian.
- Saat mengendarai kendaraan, fokus pada tangan kanan untuk isyarat dan gas, dan ikuti aturan lalu lintas resmi.
Perbedaan tangan kiri di berbagai situasi
| Situasi | Tangan kiri | Saran |
|---|---|---|
| Makan di warung umum | Umumnya diterima | Tangan kanan lebih sopan |
| Memberi sesajen di pura | Sebaiknya dihindari | Gunakan tangan kanan |
| Memberi uang ke penjual | Kurang disarankan | Gunakan tangan kanan |
| Berjabat tangan dengan orang tua | Kurang disarankan | Gunakan tangan kanan |
| Mengendarai motor | Tidak relevan | Ikuti aturan lalu lintas |
Bagaimana SiapPergi membantu perjalanan Anda
SiapPergi menyewakan skuter dan mobil di seluruh Bali dengan harga katalog yang tetap. Kendaraan diantar ke hotel, villa, rumah, atau Bandara Ngurah Rai tanpa biaya antar. Tidak ada deposit, paspor atau KTP Anda tidak ditahan, dan pembayaran dilakukan dalam Rupiah saat kendaraan tiba. Setiap skuter sudah termasuk 2 helm.
Untuk memesan, hubungi WhatsApp +6281808001102 (setiap hari 07.00–23.00 WITA) atau lihat sewa skuter Bali dan sewa mobil Bali. Jika Anda ingin sopir lokal untuk mengunjungi tempat adat, lihat mobil dengan sopir.
Berkendara di Bali: pastikan lisensi lengkap
Aturan berkendara dan lisensi ditentukan oleh kepolisian dan Pemerintah Indonesia, dan dapat berubah. Untuk skuter, wisatawan asing umumnya membawa SIM dari negara asal beserta International Driving Permit (IDP) kategori sepeda motor. Untuk mobil, SIM mobil dan IDP. Pastikan dokumen Anda masih berlaku dan periksa sumber resmi sebelum berangkat.
Jika Anda ingin menyewa dan ingin tahu area layanan, lihat sewa skuter di Ubud atau sewa skuter di Bandara Bali.
Panduan etika singkat sebelum berkunjung
- Kenakan pakaian sopan saat ke pura, dan gunakan selendang.
- Jangan menyentuh kepala orang Bali, karena kepala dianggap bagian paling suci.
- Ikuti arahan penjaga dan jangan naik ke area yang dilarang.
- Gunakan tangan kanan untuk memberi, menerima, dan makan.
- Tanyakan terlebih dahulu jika ingin memotret upacara.
Kesimpulan
Tidak ada larangan hukum menggunakan tangan kiri di Bali. Namun, menghormati kebiasaan dengan memakai tangan kanan untuk hal-hal penting akan membuat perjalanan Anda lebih nyaman dan dihargai oleh masyarakat setempat.
Siap sewa motor atau mobil?
Harga katalog pasti, diantar ke hotel atau villa. Pesan lewat WhatsApp dan bayar saat kendaraan tiba.
Artikel ini mengikuti kebijakan redaksi SiapPergi: fakta diperiksa, harga pasar ditulis sebagai kisaran dan kesalahan diperbaiki.