Cara Jualan Tur Lokal di Website Online

Oleh Tim siappergi.com · Terbit · 4 menit baca · Read in English

Cara Jualan Tur Lokal di Website Online | SiapPergi

Cara jualan tur lokal di website online dimulai dari satu hal sederhana: calon tamu harus bisa memahami apa yang dijual, berapa harganya, dan bagaimana cara memesan dalam hitungan menit. Artikel ini membahas langkahnya dari sisi operator yang sudah menjalankan layanan sewa dan antar kendaraan langsung ke hotel tamu.

Mulai dari produk yang jelas

Sebelum membuat halaman penjualan, tentukan dulu produk yang akan Anda tawarkan. Tur lokal yang baik biasanya punya rute, durasi, jumlah orang, dan titik jemput yang tegas. Pengunjung yang membaca "tur 8 jam ke Ubud" tanpa rincian akan ragu, sementara pengunjung yang melihat "Tur 8 jam, jemput di hotel Kuta, maksimal 4 orang" lebih cepat mengambil keputusan.

Catat tiga hal untuk setiap produk:

  • Rute dan durasi yang benar-benar bisa dijalankan
  • Titik jemput dan area layanan, misalnya bandara, hotel, atau villa
  • Apa yang termasuk dan tidak termasuk dalam harga

Tetapkan harga katalog yang transparan

Calon tamu, terutama wisatawan asing, sering khawatir harga akan berubah saat sudah sampai di lokasi. Karena itu, tampilkan harga tetap dalam Rupiah dan sebutkan biaya tambahan yang opsional saja. Di SiapPergi, harga katalog berlaku sama untuk semua pelanggan: sewa motor mulai Rp70.000 per hari, sewa mobil mulai Rp310.000 per hari, dan dua helm sudah termasuk di setiap motor. Pengantaran dan penjemputan ke hotel, villa, atau Bandara Ngurah Rai juga termasuk dalam harga, sehingga tidak ada biaya antar yang muncul mendadak.

Catatan: harga di atas adalah harga katalog SiapPergi pada saat artikel ini ditulis. Periksa kembali halaman resmi sebelum mempublikasikan harga Anda sendiri.

Susun halaman pesanan yang singkat

Halaman tur yang efektif tidak perlu panjang. Cukup sertakan judul, ringkasan rute, daftar termasuk dan tidak termasuk, harga, serta satu tombol untuk memesan. Berikut susunan yang biasanya paling mudah dipahami:

BagianIsi
JudulNama tur dan durasi
RuteTitik awal, tujuan, dan lama perjalanan
HargaHarga tetap per orang atau per kendaraan
TermasukAntar-jemput, helm, bahan bakar, atau lainnya
Cara pesanTombol WhatsApp dengan pesan yang sudah terisi

Untuk tombol pesan, gunakan tautan WhatsApp yang sudah berisi pertanyaan standar. Tamu cukup menambahkan tanggal dan alamat hotel, lalu mengirimkannya.

Atur pembayaran dan konfirmasi

Pembayaran adalah titik yang paling sering membuat calon tamu ragu. Anda perlu memutuskan kebijakannya dengan jelas dan menuliskannya di halaman tur. Misalnya, apakah pembayaran dilakukan saat layanan diterima, lewat transfer, atau e-wallet. Jika tidak ada pembayaran online, tuliskan itu secara eksplisit agar tamu tidak mencari tombol bayar yang tidak ada.

Siapkan juga alur konfirmasi:

  1. Tamu mengirim tanggal, jumlah orang, dan alamat jemput lewat WhatsApp
  2. Tim mengonfirmasi ketersediaan dan total harga
  3. Tamu mendapat kode pesanan untuk referensi
  4. Pada hari layanan, tim menghubungi tamu sebelum tiba di lokasi

Siapkan juga dokumen yang perlu ditunjukkan saat serah terima. Untuk sewa kendaraan sendiri, misalnya, tamu biasanya menunjukkan SIM bersama paspor atau KTP. Persyaratan seperti ini bisa berbeda menurut kebijakan operator dan aturan resmi, jadi selalu cek ulang ke sumber yang berwenang, misalnya kepolisian untuk SIM atau imigrasi untuk dokumen perjalanan.

Tampilkan kepercayaan dengan fakta yang bisa dicek

Kepercayaan tidak dibangun dengan kata-kata besar. Tampilkan hal-hal yang bisa diverifikasi: alamat kantor fisik, nomor telepon dan WhatsApp yang aktif, jam layanan, dan kebijakan pembayaran. Jangan mengarang ulasan, jumlah pelanggan, atau pengalaman yang tidak Anda miliki.

Untuk kendaraan, tuliskan bahwa setiap unit memiliki STNK asli dan pelat resmi, serta bahwa rem, ban, lampu, dan oli dicek sebelum disewakan. Detail konkret seperti ini membuat calon tamu lebih yakin dibanding slogan umum.

Contoh penerapan di Bali

Bayangkan operator tur yang menawarkan jemput dari Bandara Ngurah Rai. Halaman tur menuliskan area layanan (Kuta, Seminyak, Canggu, Ubud), harga per kendaraan, dan pesan WhatsApp yang sudah terisi. Tamu yang mendarat cukup mengirim jadwal penerbangannya, lalu tim memastikan titik jemput. Tidak ada transfer di muka, dan pembayaran dilakukan saat layanan dimulai.

Pola yang sama bisa dipakai untuk tur di luar Bali. Yang penting adalah konsistensi: harga, area, dan cara pesan harus sama di semua halaman.

Bagaimana SiapPergi membantu

SiapPergi adalah marketplace travel dengan layanan sewa motor dan mobil sendiri di Bali, dengan kantor di Seminyak, Wonosobo, dan Yogyakarta. Sebagai operator, kami menyediakan kerangka yang sudah berjalan untuk penjualan tur lokal:

  • Harga katalog tetap dalam Rupiah, berlaku sama untuk semua pelanggan
  • Antar dan jemput gratis ke hotel, villa, atau Bandara Ngurah Rai di seluruh Bali daratan
  • Bayar saat kendaraan tiba, tanpa deposit dan tanpa menahan paspor
  • Pesan lewat WhatsApp dalam bahasa Inggris atau Indonesia, setiap hari 07.00–23.00 WITA di +6281808001102

Untuk melihat pilihan layanan, Anda bisa mulai dari sewa motor, sewa mobil, atau cara memesan. Jika Anda ingin menjadi mitra, halaman pendaftaran mitra menjelaskan syaratnya.

Checklist sebelum tayang

  • Nama, rute, dan durasi tur sudah ditulis jelas
  • Harga tetap dan biaya opsional sudah dipisahkan
  • Cara pembayaran dan dokumen yang diperlukan sudah dicantumkan
  • Tombol pesan berfungsi dan nomor WhatsApp aktif
  • Tidak ada klaim ulasan atau jumlah pelanggan yang belum bisa dibuktikan
  • Informasi hukum atau aturan sudah dicek ke sumber resmi

Siap sewa motor atau mobil?

Harga katalog pasti, diantar ke hotel atau villa. Pesan lewat WhatsApp dan bayar saat kendaraan tiba.

Artikel ini mengikuti kebijakan redaksi SiapPergi: fakta diperiksa, harga pasar ditulis sebagai kisaran dan kesalahan diperbaiki.

Chat siappergi.com